Sementaraitu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Sorong, Izak Djitmau memaparkan secara lugas bahwa yang berhak menerima bantuan tangan kasih memiliki beberapa persyaratan yang harus terpenuhi yakni: 1. Merupakan Penduduk asli yang berdomisili di kota Sorong. 2. Salah satu orang tuanya berasal dari Papua maupun non papua. 3.
Bantuantangan kasih ini sudah berjalan pada tahun 2020 dengan total penerima bantuan sebanyak 52.217 pekerja formal maupun informal terdampak Covid-19. Ermawati Siregar di Sorong, Senin (10/5/2021), mengatakan tahun ini ada 36.000 lebih pekerja formal maupun informal mendapat bantuan uang tunai Rp 300.000 per bulan dari pemerintah daerah
Empatorang di antaranya mendapatkan Rp42 juta, yaitu almarhumah Kalsum Esuruw, Bahudin Jaisona, Jamalia Suafisa dan Antina Mufara.
Pemprovhanya menanggung 32.317 orang di 13 kabupaten/kota Papua Barat melalui bantuan tunai program tangan kasih ini, ujar Gubernur Dominggus Mandacan di Aimas Convention Centre, Kamis (30/7-2020). Dengan demikian, lanjut Mandacan pada saat ini khusus di Kabupaten Sorong untuk sektor informal dan formal ada 3.950 orang yang diwakili saja.
Selanjutnyadijelaskan bagi penerima bantuan tangan kasih iuran setahun di tahun 2020 telah di lunaskan Pemerintah Provinsi Papua Barat selanjutnya akan di setor secara mandiri oleh peserta dengan besaran perbulannya 16 ribu 800 rupiah sedangkan total untuk satu tahun yaitu dua ratus satu ribu enam ratus rupiah.
Kemudianuntuk program bantuan penerima tangan kasih bagi pekerja sektor formal, informal, disabilitas dan para pekerja lintas agama se Provinsi Papua Barat pada tahun 2021 sebanyak 53.066 untuk Kota Sorong sebanyak 5.000 penerima dan Kabupaten Sorong sebanyak 3.000 penerima.
jPpQ. Kota Sorong merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Papua Barat. Kota ini dikenal sebagai tempat transit menuju Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan alamnya. Namun, di balik keindahan alamnya, Kota Sorong juga memiliki sisi lain yang perlu diperhatikan yaitu masalah sosial dan ekonomi yang dialami oleh sebagian penduduknya. Bantuan Tangan Kasih Kota Sorong Salah satu upaya untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh penduduk Kota Sorong adalah dengan memberikan bantuan tangan kasih. Bantuan ini diberikan oleh pemerintah dan juga pihak swasta sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pada artikel ini, kami akan memberikan daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong. Daftar ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengetahui siapa saja yang telah menerima bantuan tersebut dan juga untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada yang membutuhkan. Daftar Nama Penerima Bantuan Tangan Kasih Kota Sorong Berikut ini adalah daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong Abdul Aziz Ahmad Rifai Ali Sadikin Bambang Soesatyo Candra Kirana Dinda Kusuma Eko Santoso Fajar Nugraha Gita Permata Sari Hadi Sutrisno Ika Putri Joko Widodo Kusuma Dewi Laila Majnun Maman Suryaman Nanda Pratama Oki Setiana Dewi Putri Aulia Qadaruddin Rani Mukherjee Sari Roti Tasya Kamila Umi Kulsum Vina Panduwinata Wawan Setiawan Xena Xenita Yanto Basna Zainal Abidin Daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong di atas adalah data yang diperoleh dari pemerintah dan pihak swasta yang memberikan bantuan. Namun, perlu diketahui bahwa daftar ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari kondisi masyarakat setempat. Pentingnya Bantuan Tangan Kasih Bantuan tangan kasih sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. Bantuan ini dapat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, bantuan tangan kasih juga dapat memberikan harapan dan motivasi bagi masyarakat yang membutuhkan. Mereka akan merasa bahwa mereka tidak sendirian dan masih ada orang-orang yang peduli terhadap kondisi mereka. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memberikan bantuan tangan kasih kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan ekonomi. Kesimpulan Demikianlah daftar nama penerima bantuan tangan kasih Kota Sorong yang dapat kami sampaikan. Kami berharap daftar ini dapat membantu masyarakat untuk mengetahui siapa saja yang telah menerima bantuan tersebut dan juga untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada yang membutuhkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan bantuan tangan kasih kepada mereka yang membutuhkan, karena bantuan tersebut sangat penting bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. 2021-11-19
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyalurkan simbolis bantuan bahan pokok dan Tangan Kasih tahap pertama dari tiga tahap tahun 2021 untuk Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Kabsor di Kota Sorong, Jumat 21/05/2021. Pembagian bapok melalui lembaga keagamaan ini nilainya untuk Kota Sorong, dan untuk Kabupaten Sorong. Umat Kristen Protestan di Kota Sorong dapat bantuan bapok paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 239 paket, dan Budha 224 paket. Di Kabupaten Sorong umat Kristen Protestan dapat paket, Islam paket, Katolik paket, Hindu 224 paket, dan Budha 50 paket. Untuk program bantuan tunai Tangan Kasih Pemprov Papua Barat 2021 total ada penerima se Papua Barat, termasuk 5000 penerima di Kota Sorong dan 3000 penerima di Kabupaten Sorong. Masing-masing mendapatkan Rp300 ribu setiap bulan untuk tiga bulan dengan total Rp900 ribu. Bantuan ini diperuntukkan bagi pekerja formal, informal, penyandang disabilitas, dan para pekerja lintas agama. Penyaluran bantuan ini turut dilakukan Ketua PKK Papua Barat, Ny Juliana A Mandacan Kiriweno, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Frederik DJ Saidui, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, George Yarangga. Kegiatan diwarnai penyerahan santunan pada para ahli waris penerima bantuan Tangan Kasih yang tercover asuransi kematian BPJS Ketenagakerjaan.dixie Post navigation
Laporan Wartawan Safwan Ashari Raharusun - Masyarakat yang ramai-ramai mendatangai kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, akhirnya bisa bertemu dengan Wali Kota Lambert Jitmau, Kamis 23/9/2021. Diketahui, warga menggeruduk kantor Wali Kota Sorong lantaran nama mereka tak terakomodir dalam daftar penerima bantuan tangan kasih dari Provinsi Papua Barat. Lambert menjelaskan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan petunjuk mengenai bantuan tangan kasih. "Bantuan ini bukan dari Gubernur, namun ini merupakan program nasional pusat," kata Lambert. "Kalau dari Presiden, jangan pakai atas nama siapa-siapa. Itu tidak boleh." "Gubernur bisa kasih bantuan kepada masyarakat, berarti saya bisa minta dari beliau. Tapi setahu saya bantuan tangan kasih dari Presiden," imbuhnya. Lambert juga menambahakan, pihaknya telah menandatangani undangan untuk disebarkan ke penerima bantuan. "Besok pagi semuanya sudah ke bank untuk mencairkan uang di sana," ucap Lambert. Kendati demikian, ia mengingatkan warga yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan lain tak bisa mendapat bantuan tangan kasih. Baca Kecewa Namanya Tak Terakomodir dalam Daftar Penerima Bantuan, Ratusan Warga Geruduk Disnaker Sorong Baca Tren Kasus Covid-19 di Sorong Alami Penurunan, Jubir Satgas Pasien di Rumah Sakit Tinggal 3 Orang Sementara itu, seorang warga yang ikut mendatangi kantor Wali Kota Sorong, Iriyanti Patiran 33 mengatakan, dirinya hanya ingin mengetahui kejelasan data penerima bantuan. "Padahal, kita semua sudah lengkapi berkas mulai dari kartu tanda penduduk KTP, kartu keluarga KK dan lainnya," ujar Iriyanti. Sebelumnya ia sudah datang ke bank namun justru diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sorong. "Akhirnya kita semua datang ke Kantor Wali Kota, karena di Dinas dari kemarin tidak ada kejelasan," tutur Iriyanti. "Kita di sini tidak pernah mendapatkan bantuan, baik dari kota, provinsi dan pusat," imbuhnya. Ia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian dan kepastian mengenai bantuan bagi warga Kota Sorong. * Artikel ini telah tayang di dengan judul Temui Warga yang Protes soal Bantuan Tangan Kasih di Kantor Walkot Sorong, Ini Kata Lambert Jitmau Baca berita terkait lainnya