HaditsArbain adalah kumpulan hadits yang dikumpulkan oleh Imam Nawawi untuk memudahkan kaum muslimin dalam memahami Islam. Kumpulan hadits yang terkemas dalam kitab Arbain Nawawi ini berisikan 40 hadits utama yang mengandung esensi kehidupan umat Islam.. Sebenarnya, ada banyak kitab hadits Arbain yang disusun oleh beberapa ulama, tetapi kitab Arbain dari Imam Nawawi-lah yang terkenal dan
HaditsArbain Ke 1 - Setiap Amal Tergantung Niat. Hadits Arbain Ke 2 : Pengertian Islam, Iman dan Ihsan. Hadits Arbain Ke 3 - Rukun Islam dan Meninggalkan Shalat. Hadits Arbain Ke 4 - Proses Penciptaan Manusia dan Takdir dalam Lauhul Mahfudz. Hadits Arbain Ke 5 - Hadits Tentang Bid'ah. Hadits Arbain Ke 6 - Hadits Tentang Syubhat.
RiwayatImam Ahmad tersebut menjelaskan hadits yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim bahwa yang dimaksud dengan tidak beriman ialah tidak mencapai hakikat dan puncak iman, karena iman seringkali dianggap tidak ada karena ketiadaan rukun-rukun dan kewajiban-kewajibannya, seperti sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, "Pezina tidak
Sholattersebut memiliki syarat-syarat sah, rukun, dan kewajiban-kewajiban, serta sunnah-sunnah. Syarat sah sholat: 1) Suci dari hadats besar dan kecil 11. 2) Suci dari najis pada tubuh, pakaian, dan tempat sholat 12. 3) Menutup aurat, bagi pria: dari pusar hingga lutut. Wanita: seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
Iaberkata lagi, 'Kabarkan kepadaku tentang iman.' Beliau menjawab, 'Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, Hari Akhir, dan beriman kepada qadar, baik dan buruknya.' Ia berkata, 'Kamu benar.' Ia berkata, 'Kabarkan kepadaku tentang ihsan.' Beliau menjawab, 'Kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihatNya.
ArbainNawawi atau Al-Arba'in An-Nawawiyah (ุงูุฃุฑุจุนูู ุงูููููุฉ) adalah kitab yang memuat 42 hadits shahih pilihan yang disusun oleh Imam Nawawi. Arba'in berarti empat puluh, namun sebenarnya terdapat 42 hadits yang termuat dalam kitab ini. Kitab ini karya Imam Nawawi paling terkenal dan diterima umat Islam di seluruh dunia, selain
Seorangmu'min dengan mu'min yang lainnya bagaikan satu jiwa, jika dia mencintai saudaranya maka seakan-akan dia mencintai dirinya sendiri. 2. Menjauhkan perbuatan hasad (dengki) dan bahwa hal tersebut bertentangan dengan kesempurnaan iman. 3. Iman dapat bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.
3 Iman dan amal saleh keduanya harus dilaksanakan. 4. Istiqomah merupakan derajat yang tinggi . 5. Keinginan yang kuat dari para shahabat dalam menjaga agamanya dan merawat keimanannya. 6. Perintah untuk istiqomah dalam tauhid, ketaatan dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah semata hingga mati. Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran :
ArbainNawawi (ุงูุฃุฑุจุนูู ุงูููููุฉ) adalah kumpulan hadits pilihan yang disusun oleh Imam An Nawawi rahimahullah. Jumlahnya hanya 42 hadits, tetapi mengandung pokok-pokok ajaran Islam. Untuk lebih lengkapnya tentang penjelasan hadits Arbain Nawawi ke-12, bisa disimak video ini:
HaditsArbain Ke 2 - Pengertian Islam, Iman dan Ihsan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. dalam pembahasan Al-Arba'in An-Nawawiyah (ุงูุฃุฑุจุนูู ุงูููููุฉ) atau kitab Hadits Arbain Nawawi Karya Imam Nawawi rahimahullahu ta'ala . Kajian ini disampaikan pada 29 Muharram 1440 H / 09 Oktober 2018 M.
nAwExJR. Ilustrasi Dalam hadits Arbaโin yang ke-15 dibahas tentang indikator-indikator orang yang bisa dikatakan iman kepada Allah dan Hari Akhir. Berikut redaksinya ู
ููู ููุงูู ููุคู
ููู ุจูุงูููู ููุงูููููู
ู ุงูุขุฎูุฑู ูููููููููู ุฎูููุฑูุงู ุฃูู ููููุตูู
ูุชูุ ููู
ููู ููุงูู ููุคู
ููู ุจูุงูููู ููุงููููู
ู ุงูุขุฎูุฑู ููููููููุฑูู
ู ุฌูุงุฑูููุ ูู
ููู ููุงูู ููุคู
ููู ุจูุงูููู ูุงููููู
ู ุงูุขุฎูุฑู ููููููููุฑูู
ู ุถููููููู Man kaan ayu`minu billahi wal-yaumil aakhiri fal-yaqul khairan au liyashmut. Wa man kaana yu`minu billaahi wal-yaumil aakhiri fal-yukrim jaarahu. Wa man kaan yu`minu billahi wal-yaumil aakhiri fal-yukrim dhaifahu. โBarangsiapa beriman kepada ALlah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diamlah! Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhit maka muliakanlah tamunya.โ Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Adapun sahabat yang meriwayatkan adalah Abu Hurairah. Sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits. Ia dijuluki Abu Hurairah Bapak Kucing karena suka memelihara kucing. Nama aslinya adalah Abdurrahman bin Shakhrin. Secara umum hadits ini memberitahukan bahwa indikator iman kepada Allah dan hari akhir adalah. Pertama, berkata yang baik atau kalau tidak bisa maka diam. Kedua, memuliakan tetangga. Ketiga, memuliakan tamu. Syekh Utsaimin dalam syarahnya menulis beberapa pelajaran terkait hadits ini. Pertama, wajib diam, melainkan dalam kebaikan. Kedua, anjuran untuk menjaga lisan. Ketiga, wajib memuliakan tetangga. Masalah teknis pemuliannya dikembalikan pada tradisi masing-masing. Selama tidak menyalahi syariat. Keempat, Islam adalah agama yang ramah, suka mengenal dan dekat dengan yang lain. Kelima, wajib memuliakan tamu. Misalnya menyambutnya dengan wajah gembiri atau senyuman tulus. Selain itu, yang menarik di sini adalah amalan-amalan yang disebutkan dalam hadits ini adalah terkait dengan hubungan sosial kemanusiaan. Bahwa memiliki hubungan sosial yang baik adalah menjadi bagian indikator keimanan seseorang kepada Allah dan hari akhir. Maka dari itu, tidak bisa dikatakan baik keimanan seseorang kepada Allah dan hari akhir jika dia suka berkata kotor dan menyakiti, tak ramah kepada tetangga serta menyia-nyiakan tamu. Aza
Kali ini kita melanjutkan lagi pembahasan hadits Jibril, hadits kedua dari Hadits Arbain An-Nawawiyah karya Imam Nawawi rahimahullah. Sebelumnya yang dikali adalah perihal rukum Islam. Kali ini yang dikaji adalah perihal rukun iman. Lanjutan dari hadits Umar bin Al-Khathab radhiyallahu anhu, ูููุงููู ููุง ู
ูุญูู
ููุฏู ุฃูุฎูุจูุฑูููู ุนููู ุงูุฅูุณููุงูู
ู ุ ููููุงูู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุงูุฅูุณูููุงู
ู ุฃููู ุชูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุฃูููู ู
ูุญูู
ููุฏูุง ุฑูุณููููู ุงูููู ุ ููุชูููููู
ู ุงูุตูููุงูุฉู ุ ููุชูุคูุชููู ุงูุฒููููุงุฉู ุ ููุชูุตูููู
ู ุฑูู
ูุถูุงูู ุ ููุชูุญูุฌูู ุงูุจูููุชู ุฅููู ุงุณูุชูุทูุนูุชู ุฅููููููู ุณูุจููููุงู . Selanjutnya ia berkata, โHai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam.โ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab, โIslam itu engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya.โ ููุงูู ุตูุฏูููุชู ููุนูุฌูุจูููุง ูููู ููุณูุฃููููู ููููุตูุฏูููููู ููุงูู ููุฃูุฎูุจูุฑูููู ุนููู ุงูุฅูููู
ูุงูู ููุงูู ุฃููู ุชูุคูู
ููู ุจูุงูููู ููู
ููุงูุฆูููุชููู ููููุชูุจููู ููุฑูุณููููู ููุงูููููู
ู ุงูุขุฎูุฑู ููุชูุคูู
ููู ุจูุงูููุฏูุฑู ุฎูููุฑููู ููุดูุฑูููู Orang itu berkata, โEngkau benar.โ Kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya. Orang itu berkata lagi, โBeritahukan kepadaku tentang Iman.โ Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab, โEngkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.โ Orang tadi berkata, โEngkau benar.โ HR. Muslim, no. 8 Pelajaran Bagian Kedua dari Hadits 02 Hadits ini menunjukkan keutamaan Islam. Dan sepatutnya apa yang pertama kali ditanyakan oleh seseorang adalah tentang Islam. Oleh karena itu, ketika Nabi shallallahu alaihi wa sallam hendak mengirim para utusan untuk berdakwah kepada Allah, beliau memerintahkan mereka untuk memulai dakwah tersebut dengan persaksian โLaa ilaha illallah wa anna Muhammadar Rasulullahโ, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Rukun Islam itu ada lima sebagaimana disebutkan dalam hadits ini, dan dikuatkan pula dengan hadits Ibnu Umar radhiyallahu anhuma pada hadits nomor ketiga dari kumpulan hadits Al-Arbaโin An-Nawawiyah. Keutamaan shalat, dan bahwa shalat didahulukan sebelum rukun-rukun lainnya setelah dua kalimat syahadat syahadatain. Anjuran untuk mendirikan shalat dan melaksanakannya istiqamah terus menerus, dan shalat termasuk salah satu rukun Islam. Menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah termasuk rukun Islam. Perpindahan dari perkara lebih rendah ke perkara yang lebih tinggi yaitu dari Islam ke Iman. Semua orang bisa berislam dengan melakukan amalan lahiriyah sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang artinya, โOrang-orang Arab Badui itu berkata, Kami telah beriman.โ Katakanlah kepada mereka, Kamu belum beriman, tetapi katakanlah Kami telah tunduk berislam.โโ QS. Al-Hujurat 14. Adapun iman adalah perkara batin dalam hati. Islam dan Iman masuk dalam istilah para ulama, โIdzajtamaโa iftaroqo, wa idza iftaraqa ijtamaโaโ, jika kedua kata tersebut disebutkan berbarengan, maknanya berbeda; namun jika kedua tersebut disebutkan secara terpisah, maka maknanya sama. Jika Islam dan Iman disebutkan bersamaan, maka yang dimaksud Islam adalah amalan lahiriyah sedangkan Iman adalah amalan batin berupa keyakinan-keyakinan hati. Rukun iman itu ada enam. Keenam rukun iman ini jika dijalankan dengan benar, maka akan mewariskan kepada pemiliknya kekuatan untuk memohon dalam melaksanakan ketaatan dan rasa takut kepada Allah. Barangsiapa mengingkari salah satu dari rukun iman, ia telah kafir, karena ia telah mendustakan apa yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kita harus menetapkan adanya malaikat dan wajibnya beriman kepada para malaikat. Malaikat itu berbentuk jasad. Contohnya saja malaikat Jibril dalam wujud aslinya memiliki 600 sayap yang menutupi ufuk. Keliru jika mengatakan bahwa malaikat hanya berupa ruh saja, tidak memiliki jasad. Keliru juga jika mengatakan bahwa malaikat adalah kiasan untuk kekuatan kebaikan yang ada dalam diri manusia, sedangkan setan adalah kiasan untuk kekuatan kejahatan. Kita harus beriman kepada seluruh Rasul. Jika seseorang beriman kepada Rasulnya saja dan mengingkari Rasul selainnya, maka berarti ia belum beriman kepada Rasulnya, bahkan dia termasuk orang kafir. Kita harus beriman pada hari Akhir yang disebut hari kiamat, di mana manusia dibangkitkan dari kubur mereka untuk dilakukannya hisab perhitungan dan diberi balasan, yang berakhir dengan tinggalnya penduduk surga di tempat mereka dan juga penduduk neraka di tempatnya. Wajib kita beriman pada takdir yang baik dan yang buruk. Takdir itu tidak berisi sesuatu yang buruk, yang buruk hanya pada yang telah ditakdirkan maqdur. Penjelasan hal ini adalah bahwa perkara takdir yang berkaitan dengan perbuatan Allah seluruhnya baik. Mengapa Allah menakdirkan kejelekan? Karena ada hikmah di balik itu seperti 1 agar kebaikan dapat dikenal; 2 supaya manusia menyandarkan diri pada Allah; 3 supaya manusia bertaubat kepada-Nya setelah ia berbuat dosa; 4 banyak meminta perlindungan kepada Allah dari keburukan dengan berdzikir dan berdoa; 5 ada maslahat besar di balik kesulitan atau musibah yang menimpa. Keburukan disandarkan pada makhluk, bukan disandarkan pada Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, โKejelekan tidaklah disandarkan kepada-Mu.โ HR. Muslim Kita tidak boleh menjadikan qadha dan qadar Allah sebagai alasan untuk meninggalkan perintah dan melakukan larangan-Nya. Allah telah memiliki hujjah atas kita melalui kitab-kitab yang diturunkan dan rasul yang diutusnya. Dalam ayat disebutkan yang artiya, โAllah tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.โ QS. Al-Anbiyaโ 23 Allah tidaklah memaksa seorang pun untuk mengerjakan kemaksiatan atau meninggalkan ketaatan, manusia tetap punya pilihan. Ada dua macam iradah kehendak, yaitu iradah kauniyyah dan iradah syarโiyyah. Iradah kauniyyah adalah iradah yang semakna dengan masyiah kehendak yang pasti terjadi. Iradah syarโiyyah adalah iradah yang semakna dengan mahabbah kecintaan. Iradah kauniyyah itu pasti terjadi namun belum tentu Allah cintai. Sedangkan iradah syariโiyah itu kehendak Allah yang Dia cintai tetapi tidak mesti terjadi. Contoh, berimannya Abu Bakar Ash-Shiddiq terdapat di dalamnya iradah kauniyyah karena hal itu terjadi dan terdapat pula iradah syarโiyah karena beriman itu dicintai Allah. Sedangkan kafirnya Firโaun terjadi secara iradah kauniyyah, namun tidak dicintai oleh Allah. Semoga bermanfaat. Bersambung insya Allah pada rincian rukun Iman. Referensi Syarh Al-Arbaโin An-Nawawiyah. Cetakan ketiga, Tahun 1425 H. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Penerbit Dar Ats-Tsuraya. Syarh Lumโah Al-Iโtiqad. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Penerbit Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah. โ Disusun di Pesantren Darush Sholihin, Jumat siang, 14 Shafar 1439 H Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel
Iman adalah dasar dari setiap agama. Bagi umat Islam, memahami dasar-dasar iman adalah kewajiban yang harus dipelajari dan dipahami. Salah satu cara untuk mempelajari dasar-dasar iman adalah melalui hadits Arbain tentang Hadits Arbain tentang iman adalah kumpulan hadits sebanyak empat puluh yang memuat tentang dasar-dasar iman yang harus dipahami oleh setiap muslim. Kumpulan hadits ini disusun oleh Imam Nawawi, seorang ulama dari abad ke-13. Hadits Arbain tentang iman sangat terkenal dan dipelajari oleh umat Islam di seluruh dunia. Hadits-hadits dalam kumpulan ini berisi tentang berbagai macam topik, seperti keimanan kepada Allah, rasul, hari akhir, dan lain sebagainya. Melalui hadits Arbain tentang iman, umat Islam dapat memahami dasar-dasar iman secara mendalam. Alasan Pentingnya Memahami Dasar-dasar Iman Memahami dasar-dasar iman sangat penting bagi umat Islam karena iman adalah fondasi dari setiap aspek kehidupan. Tanpa iman yang kuat, sulit bagi seseorang untuk menjadi muslim yang baik dan benar. Selain itu, memahami dasar-dasar iman juga membantu umat Islam untuk menghindari kesalahan yang bisa merusak iman mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali ada banyak godaan dan cobaan yang bisa menggoyahkan iman seseorang. Namun, jika seseorang memahami dasar-dasar iman dengan baik, maka ia akan lebih mudah untuk menghadapi godaan dan cobaan tersebut. Beberapa Hadits Arbain tentang Iman yang Penting untuk Dipahami Berikut adalah beberapa hadits Arbain tentang iman yang penting untuk dipahami oleh setiap muslimHaditsArtiโBarangsiapa yang meninggal dalam keadaan telah mengenal Allah, maka ia akan masuk surga.โHadits ini mengingatkan pentingnya mengenal Allah dan hidup dalam keadaan iman sepanjang waktu.โTidak beriman seseorang kamu, sehingga dia mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri.โHadits ini mengajarkan pentingnya persaudaraan dalam Islam dan bagaimana cara menjadi muslim yang baik.โSesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka baiklah seluruh tubuh, jika buruk maka buruklah seluruh tubuh. Itulah hati.โHadits ini mengajarkan pentingnya menjaga hati dan pikiran agar selalu dalam keadaan yang baik. Kesimpulan Hadits Arbain tentang iman adalah kumpulan hadits yang sangat penting untuk dipelajari oleh setiap muslim. Melalui hadits Arbain tentang iman, umat Islam dapat memahami dasar-dasar iman yang harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Memahami dasar-dasar iman sangat penting bagi umat Islam karena iman adalah fondasi dari setiap aspek kehidupan. Dengan memahami dasar-dasar iman dengan baik, umat Islam dapat menjadi muslim yang baik dan benar serta dapat menghadapi godaan dan cobaan dengan lebih mudah. Oleh karena itu, bagi setiap muslim, mempelajari dan memahami hadits Arbain tentang iman adalah suatu kewajiban yang harus video ofHadits Arbain tentang Iman โ Mengetahui dan Memahami Dasar-dasar Iman