Halitu juga terjadi terhadap penamaan diri seseorang dalam kebudayaan Bugis. Nama orang Bugis, terutama dalam kebudayaan lisan suku Bugis, juga dapat berubah atau diubah berdasarkan usia maupun status sosial si pemilik nama. Raja Bone ke-11, yang bernama Bugis La Tenrirua (Noorduyn, 1972: 35) atau La Tenrirawe (Matulada, 1996: 245
Tulisan"Kabupten Bone" sebagai manifestasi perwujudan nama daerah Bone. Tulisan ini warna merah yang melambangkan keberanian dalam mempertahankan kebenaran serta dalam segala cita rasa dan karsanya tetap suci. Pria Bugis Bone dengan badik yang sanggup memburai usus ini sudah malang melintang di Batavia sejak tahun 1660-an, ketika ia
Simakbeberapa nama-nama buah dalam bahasa Bugis berikut ini, yuk! 1. Kaluku. Buah serbaguna ini sering digunakan sebagai santan, minyak, minuman, toping kue, hingga rempah yang membuat gurih masakan. Dalam bahasa Indonesia buah ini disebut kelapa, sedangkan dalam bahasa Bugis disebut dengan kaluku (ᨀᨒᨘᨀᨘ).
JendralAndi Muhammad Jusuf Amir nama lengkapnya, namun lebih dikenal dengan Panglima Yusuf, keturunan Bone ini dikenang sepanjang masa di tubuh TNI, Lahi di Bone Selatan, 23 Juni 1928. Tokoh Nasional dari Bugis Makassar, Mantan Menteri Preindustrian dalam enam periode kabinet (1964-1978) Sebagai Panglima TNI (saat itu masih bernama Angkatan
Kuekhas bugis makassar sidrap makanan bone kering katirisala orang wajo pinrang sulawesi selatan resep apang cara membuat pembuatan daerah gambar gula merah. Itulah aneka nama jajanan tradisional dan kue khas Bugis yg bisa dicoba ketika berkunjung ke daerah Sulawesi Selatan lengkap beserta gambar. Beberapa dijadikan kudapan saat hari besar.
KabupatenBone (Bugis: ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨅᨚᨊᨙ) adalah salah satu Daerah otonom di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Watampone.Berdasarkan data Kabupaten Bone Dalam Angka Tahun 2021 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik kabupaten Bone, jumlah penduduk kabupaten Bone tahun 2021 adalah 801.775 jiwa, terdiri atas 391.682 laki‐laki dan
LATENRI TATTA TO UNRU ARUNG PALAKKA PETTA TORISOMPAE DATU MARIO RIWAWO NAMA ISLAMNYA SULTAN SAADUDDIN NAMA MAKASSARNYA DAENG SERANG MALAMPE GEMME'NA MATINROE RI BONTOALA .THN1667-1696. (menggantikan pamanya). Oleh Mursalim Teluk Bone Dari pengalaman saya sebagai orang Bugis selama bertahun tahun tingga di pedalaman Bugis Bone. Sering saya
Razan 29 Juni 2021 32 Dilihat. Kamus Bahasa Bugis, Sejarah Bugis. Bahasa Bugis adalah dari rumpun bahasa Austronesia yang dipakai oleh suku Bugis. Bahasa itu banyak dipertuturkan di Sulawesi Selatan, terlebih Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Majene, Luwu, Sidenreng Rappang, Soppeng, Wajo, Bone, Sinjai, Pinrang, Kota Parepare dan beberapa
Saatmelihat putranya gugur, raja berucap dalam kalimat Bugis, "Rumpa'ni Bone" yang artinya bobollah Bone. La Pawawoi Karaeng Sigeri kemudian ditangkap dan diasingkan ke Bandung, sebelum akhirnya dipindahkan dan wafat di Jakarta. Setelah itu, terjadilah kekosongan kekuasaan di Kerajaan Bone selama 26 tahun. Referensi: Amarseto, Binuko. (2017).
2 DOI MENRE' = BALANCA.Artinya Uang naik, sebagi hukum adat. 3. LEKO' atau ALU' = KALU = ERANG-ERANG = TIWI-TIWI. Artinya bawaan atau seserahan. dalam bahasa Bugis Bone disebut " Passuro' atau Mita " yang diantar sewaktu hari pelaksanaan akad nikah. 4. ACCATAKENG. Artinya biaya pencatatan pada penghulu. 5.
ysCgO. - Kerajaan Bone adalah salah satu kesultanan Islam yang terletak di Sulawesi Selatan. Pada awalnya, kerajaan yang didirikan oleh Manurunge ri Matajang pada 1330 masehi ini belum bercorak Islam. Kerajaan Bone baru diislamkan oleh Kerajaan Gowa-Tallo pada tahun 1611 masehi dan raja pertamanya yang memeluk Islam adalah La Tenriruwa, dengan gelar Sultan Bone kemudian mencapai puncak kejayaannya pada pertengahan abad ke-17, ketika dipimpin oleh Arung Palakka. Arung Palakka berhasil memakmurkan rakyatnya berkat potensi kerajaannya yang beragam, seperti di bidang pertanian, perkebunan, dan kelautan. Selain itu, Arung Palakka juga mempersatukan kerajaan-kerajaan Bugis hingga mendapat julukan "De Koning der Boeginesen" dari sempat menjadi penguasa utama di Sulawesi Selatan, Bone akhirnya berada di bawah kendali Belanda pada 1905 setelah peristiwa Rumpa'na Bone. Baca juga Kerajaan Bone Letak, Sejarah, Masa Keemasan, dan Keruntuhan Nama raja-raja Kerajaan Bone Manurunge ri Matajang 1330-... La Ummasaq, Petta Panre Bessie 1423-1447 M La Saliu Kerrempelua 1447-1502 M We Benrigauq, Mallajange ri Cina 1502-1507 M La Tenrisukki, Mappajunge 1507-1534 M La Uliyo Bote-E, Matinroe ri Itterung 1534-1559 M La Tenrirawe Bongkange, Matinroe ri Gucinna 1559-1584 M La Iccaq, Matinroe ri Addenenna 1584-1595 M La Pattaweq, Matinroe ri Bettung 1595-1602 M We Tenrituppu, Matinroe ri Sidenreng 1602-1611 M La Tenriruwa, Sultan Adam 1611-1616 M La Tenripale, Matinroe ri Tallo 1616-1631 M La Maddaremmeng, Matinroe ri Bukaka 1631-1644 M La Tenriaji, Arungpone, Matinroe ri Pangkep 1644-1672 M La Tenritatta, Arung Palakka 1672-1696 M La Patau Matanna Tikka, Matinroe ri Nagauleng 1696-1714 M Sultanah Zainab Zulkiyahtuddin 1714-1715 M Sultan Sulaeman 1715-1718 M Sultan Ismail 1718-1721 M Arung Mampu, Karaeng Bisei 1721-1724 M Sultanah Zainab Zulkiyahtuddin 1724-1749 M Sultan Abdul Razak, Matinroe Ri Mallimongeng 1749-1775 M Sultan Ahmad Saleh, MatinroE Ri Rompe Gading 1775-1812 M Sultan Ismail Muhtajuddin, Matinroe Ri Laleng Bata 1812-1823 M Sultanah Salima Rajituddin, Arung Datu, Matinroe Ri Kessi 1823-1835 M Sultan Adam Najamuddin, Matinroe Ri Salassana 1835-1845 M Sultan Ahmad Muhiddin, Matinroe Riajang Bantaeng 1845-1857 M Sultanah Ummulhuda, Matinroe Ri Majennang 1857-1860 M Sultan Ahmad Idris, Matinroe Ri Topaccing 1860-1871 M We Fatimah Banri, Datu Citta 1871-1895 M La Pawawoi, Karaeng Sigeri, Matinroe Ri Bandung 1895-1905 M Sultan Ibrahim, Matinroe Ri Gowa 1931-1946 M La Pabbenteng, Matinroe Ri Matuju 1946-1951 M Baca juga Kesultanan Banjar Sejarah, Sistem Pemerintahan, dan Masa Kejayaan Raja Kerajaan Bone yang terkenal Arung Palakka 1672-1696 M Kerajaan Bone mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Arung Palakka, sultan ke-15 yang bertakhta antara 1672-1696 M. Di bawah kekuasaannya, Kerajaan Bone mampu memakmurkan rakyatnya dengan potensi yang beragam seperti dalam bidang pertanian, perkebunan, dan kelautan. Kekuatan militernya juga semakin kuat, setelah belajar dari lemahnya pertahanan mereka saat kalah menghadapi Kerajaan Gowa.
Bahasa Bugis ᨅᨔ ᨕᨘᨁᨗ merupakan bahasa yang memiliki jumlah penutur terbanyak di Sulawesi Selatan. Sama dengan bahasa Makassar, Bugis juga menggunakan aksara lontara' yang diperkirakan telah digunakan sejak abad ke-17 silam. Adapun aksara yang berlaku saat ini adalah hasil transformasi ke bentuk yang lebih bahasa Bugis tersebar luas terutama di Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Sidrap, Luwu, Soppeng, Wajo, Bone, Pare-pare, Pinrang, dan sebagian besar wilayah Bulukumba dan Sinjai. Meski pelafalan bahasa Bugis sering dianggap sulit, tetapi gak sedikit juga yang cenderung mudah dan mudah dilafalkan bagi non penutur, lho. Simak beberapa nama-nama buah dalam bahasa Bugis berikut ini, yuk!1. LifestyleBuah serbaguna ini sering digunakan sebagai santan, minyak, minuman, toping kue, hingga rempah yang membuat gurih masakan. Dalam bahasa Indonesia buah ini disebut kelapa, sedangkan dalam bahasa Bugis disebut dengan kaluku ᨀᨒᨘᨀᨘ. Gak bikin lidah terbelit, 'kan? 2. menjadi salah satu buah primadona bagi karena perpaduan rasanya yang asam-asam manis. Mudah ditemui di Sulawesi Selatan saat bulan Februari-April, dalam bahasa Bugis buah ini disebut dengan lasse' ᨒᨔᨛ. Huruf "e" di akhir kata dibaca e pepet, dalam berbagai jenis selalu cocok dijadikan rekomendasi buah untuk ngerujak. Kandungan vitamin C-nya pun sangat tinggi. Secara umum, jambu dalam bahasa Bugis disebut jampu ᨍᨄᨘ . Letak perbedaan hanya pada huruf "b" yang diganti dengan "p". Mudah banget! Baca Juga Mitos Bugis Orang Punya Kembaran Buaya, Benarkah? 4. Utti atau HarrisonSama serbagunanya dengan kelapa, pisang menjadi buah primadona untuk dijadikan kue atau sekadar camilan. Jauh berbeda dengan namanya dalam bahasa Indonesia, pisang dalam bahasa Bugis disebut utti ᨕᨘᨈᨗ atau otti ᨕᨚᨈᨗ.Selain itu, daerah seperti Pinrang dan Sidrap memiliki kosakata berbeda dengan menyebut kata loka ᨒᨚᨀ sebagai pisang. Unik banget, ya! 5. KumarBuah andalan buat ngerujak, apa lagi kalo bukan mangga. Saat matang pun enak dimakan langsung maupun dibuat jus. Dalam bahasa Bugis, penyebutannya sangat simpel karena hanya terdiri dari 3 huruf, yakni pao ᨄᨕᨚ. Anti ribet-ribet klub! 6. LarkSelai nanas selalu enak sebagai salah satu bahan pembuat kue. Kandungan air yang banyak dari buah ini juga mampu untuk sekadar melepas dahaga. Dalam bahasa Bugis, nanas atau nenas sering disebut pandang ᨄᨉ. Gak ada hubungannya dengan daun pandang lho, ya!7. tangan yang suka makan gorengan! Ya, buah sukun jadi salah satu daftar buah yang enak dijadikan camilan. Selain itu, buah ini juga cocok diibuat sebagai sayur. Oleh masyarakat Bugis, sukun disebut baka ᨅᨀ. Simpel banget!8. yang dibudidayakan saat musim kemarau ini selain bisa dimakan langsung, bisa juga dibuat es buah. Kandungan air yang cukup banyak serta rasanya yang manis bisa menuntaskan dahaga. Dalam bahasa Bugis, semangka disebut bandike ᨅᨉᨗᨀᨙ.9. CardenasSelain karena rasanya yang manis, buah ini memiliki kandungan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan pepaya, sedangkan dalam bahasa Bugis dinamai dengan kaliki ᨀᨒᨗᨀᨗ. Super unik! Itulah sembilan nama buah dalam bahasa Bugis yang mudah untuk dilafalkan dalam kehidupan sehari-hari. Meski kini penggunaan aksara lontara sudah minim, tetapi sebagai generasi muda kita jangan sungkan untuk melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya ini. Yuk, belajar bahasa Bugis! Baca Juga Mirip Bahasa Indonesia, 6 Kata Ini Berbeda Arti dalam Bahasa Banjar IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Ambo Bengnga Membuat orang terkagum-kagum Ambo Enre Hidupnya selalu meningkat Ambo Jeru’ Ambo Lalo Hidupnya selalu mudah, semua rintanga dapat dilalui dengan mudah Ambo Tuo Panjang umur Ambo Uleng Bercahaya bagai Bulan Ambo Upe Dilingkupi keberuntungan Ambo Were Yang memiliki Karomah Ambo Unru Yang Handal Ambo Tang Memiliki pendirian teguh Ambo Gau Ambo Wellang Memberi Pencerahan Ambo Gatta Ambo Lau Ambo Cenning Yang manis dalam hati, selalu dirindukan Daeng Malomo Daramang Indo Keteng Indo Laba Indo Takko Indo Tang Kambang Karateng Kasii Kasumang La Tinro La Tunrung La Oddang 1. Latippa Maddaremmeng Makkatengnga Mappanyokki Marauleng Nyili Nyompa Oddang Paduleng Pallawarukka Pannamo Riyatte Rawallangi Piampo Sanabe Saribanong Tenri Liweng Sengngen Sumpala Tabbulu Tappa Tenri Abeng Tenri Ajeng Tenri Akko Tenri Akku Tenri Ampa Tenri Atu Tenri Awaru Tenri Balebo Tenri Bali Tenri Bengnga Tenri Dala Tenri Dio Tenri Eja Tenri Elle Tenri Esa Tenri Gappa Tenri Gau Tenri Jaja Tenri Lengka Tenri Ola Tenri Oja Tenri Pada Tenri Pakku Tenri Palalo Tenri Paweli Tenri Rawe Tenri Sai Tenri Sa’na Tenri Sangkala Tenri Sanna Tenri Sapada Tenri Sau Tenri Sessu Tenri Siu Tenri Sompa Tenri Sukki Tenri Sumpala Tenri Uji Tenri Ukke Tenri Uleng Tenri Uraga Tenri Wali Tenri Waru Tenri Yasim Limpo Tenri Yatte Unde Yasim Limpo Enong